Saat Yang Paling Menentukan

May 5, 2008

Pagi sekitar jam 6 di halaman masjid al-Azhar diadakan kajian ahad pagi untuk yang kesekian kalinya. Cukup ramai juga ahad ini. Seperti biasa, dengan beralaskan tikar dan perlak para hadirin duduk untuk menerima sembako ilmu dari pak ustadz. Kali ini yang mengisi acara adalah ustadz Farid Dhofir dari pesantren Maskumambang, Gresik. Dalam kajian ini dikupas tentang siklus hidup manusia yang terdiri dari 4 tahap, yaitu:
1. Alam ruh
2. Alam dunia
3. Alam barzah
4. Alam akhirat

Di alam ruh sebelum manusia dilahirkan ke dunia, manusia bersumpah kepada Allah untuk menjadi hamba yang taat setelah dilahirkan ke dunia nanti. Setelah lahir, maka manusia merasakan bagaimana sebenarnya dunia itu. Inilah saat-saat yang paling menentukan. Alam dunia adalah alam beramal . Alam yang singkat tapi sangat menentukan. Amalan di dunialah yang menentukan bagaimana kehidupan jangka panjang manusia di alam yang kekal, yaitu akhirat. Namun sayangnya alam ini sangat melenakan dan memilki banyak tipuan. Manusia harus senantiasa berhati-hati menjalaninya karena sekali lagi ini adalah masa yang paling menentukan.

Di alam barzah, manusia mendapatkan pelayanan sesuai amalannya ketika di dunia. Orang yang banyak beramal sholeh, perhatian dengan perintah Allah, juga memperjuangkan agama Allah, akan mendapatkan ruang yag amat luas dalam kuburnya. Tiap pagi dan petang ditunjukkan kepadanya balasan yang akan diperoleh ketika di surga kelak. Istananya, pelayannya, tamannya, bidadarinya, makanannya, dll. Akan terasa sangat menyenangkan hingga orang tersebut ingin disegerakan untuk menuju ke surga.

Sedangkan bagi seorang pendosa yang suka berbuat maksiat, akan ditunjukkan padanya siksa neraka yang akan diperolehnya ketika di neraka kelak. Misalnya gergajinya, minumannya, dll. Semua itu dipertontonkan tiap pagi dan petang sehingga akan membuatnya ketakutan dan enggan untuk disegerakan menuju akhirat.

Dan di akhirat kelak, setelah melalui masa perhitungan, maka akhirnya tiap insan menikmati hasil bertanam amal ketika di dunia. Yang diperlihatkan gergaji, maka gergaji itu benar2 akan memotong tubuhnya. Sedangkan yang mendapatkan bidadari dan istana akan benar2 mendapatkannya. Bagi penghuni surga, ada tambahan kenikmatan yang tidak pernah ada bayangannya di dunia yaitu rukyatullah, melihat wajah Allah.

Banyak sekali orang yang sudah tahu tentang materi ini, namun dengan penggambaran ulang yang menguak ingatan tentang itu yang sudah mulai berkarat, maka ingatan ini akan memotivasi penerima materi. Perasaan menjadi lebih halus dan mudah tunduk dengan apa yang diperintahkan Allah. Namun jika dalam jangka waktu yang agak lama, semangat ini akan pudar juga sehingga butuh recharge lagi. Apalagi bertemu dengan orang-orang yang giat belajar agama merupakan citarasa tersendiri.

Pagi yang penuh motivasi ini semoga tidak sia-sia. Dan semoga di atas sana ribuan malaikat tersenyum sambil mendoakan kami…. dan berseru ‘Allahuma amiin’ ketika mendengar doa-doa kami. Ya, semoga. Bukankah malaikat-malaikat selalu mengelilingi majlis-majlis dzikir?

Entry Filed under: Curhat, Resensi. .

6 Comments Add your own

  • 1. peyek  |  May 5, 2008 at 8:11 am

    Ponpes Maskumambang Gresik?

    Duh..tersanjung!!! :smile:

    # riza:
    kayaknya ada yang sensitif dengan hal2 berbau gresik :D

  • 2. realylife  |  May 5, 2008 at 1:20 pm

    amin
    saya dan harapannya kita semua ikut juga mengaminkan

    # riza:
    trima kasih

  • 3. nadhif  |  May 17, 2008 at 12:51 am

    waah..jadi inget msh skul disana tuch…

    # riza:
    alumni maskumambang yah, atau lamongannya

  • 4. Nadhif  |  June 14, 2008 at 9:24 am

    ass…. kapan yaa..???? ada reuni khusus mahasiswa yg lg kuliah di Malang…….. waaaah..jadi pengen nich..ketemu wong Dukun, khususnya alumni Maskumambang Salam ke arek2 cangkrukan nang Sambogunung…
    yg anti wedokan katanya……
    ayoo…rek mbangun kec. Dukunben tambah maju lagi.

  • 5. andix_samb@yahoo.co.idnadhif  |  June 14, 2008 at 9:26 am

    ass…. kapan yaa..???? ada reuni khusus mahasiswa yg lg kuliah di Malang…….. waaaah..jadi pengen nich..ketemu wong Dukun, yang alumni Maskumambang. Salam ke arek2 cangkrukan nang Sambogunung…
    yg anti wedokan katanya……
    ayoo…rek mbangun kec. Dukun ben tambah maju lagi.

  • 6. nas  |  July 11, 2008 at 2:14 am

    wah. cenengnya.pondokQ kesebut-sebut tuh.Assalamu’alaikum pa kabar temen2 dari Rollaz eff kangen nech…aq cuma mo bilang “qt musti b’juang bwt sekolah qt t’cinta”

    # riza:
    moga perjuangannya sukses

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

May 2008
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Archives

Recent Comments

natazya on Kepala Rasane Penuh
nas on Saat Yang Paling Menentuk…
ghaniarasyid™ on Kepala Rasane Penuh
Welly on Kepala Rasane Penuh
subkioke on About

Links

Top Clicks

Blog Stats

Meta