Akhir2 ini kepala penuh. Nyelesaikan pesenan, mbuat angen2 riset, tugas kampus… so harus mengesampingkan rencana2 lain. Jadi teringat dengan jaman kuliah dulu. Tugas ini belum selesai muncul tugas itu. Tugas itu belum selesai… e.. tugas ini harus dikumpulkan. Pusing. Sampe ada beberapa teman yg curhat sedih gara2 itu. Jadi teringat teman2 lama. Apakah masih sering dikejar deadline seperti dulu? Zizah, Eva, Dewi, Diana, Feby, Rohmah, Rary…. bagaimana kalian sekarang? moga selalu diberi kemudahan dan diiringi dengan rahmatNya.
July 7, 2008

Ahad yang cerah, pagi-pagi sudah berangkat outbond muslimah di waduk gondang bareng iqra’ club, Lamongan. Acaranya cukup seru, saya yang cuma nebeng hanya bisa bilang thanks for all. Ada beberapa peserta yang pake rok dan tetep bisa melaksanakan tugasnya selama outbond tanpa ada kendala. Termasuk saya yang sempat mencicipi gimana rasanya berjalan di atas jembatan gantung buatan panitia sambil pake jubah. Qt pake celana juga loh. Ternyata tidak menyulitkan. Jadi kebayang para sahabiyah yang ikutan jihad dengan memakai pakaian panjang yang lebar. Dengan pakaian seperti itu mereka masih bisa maju di berbagai front medan perang, entah sebagai juru masak, perawat atau ikut berpacu dengan maut di medan jihad.
(more…)
June 8, 2008
Kenapa waktu berjalan begitu cepat?
Rodanya menggelinding mengenai tubuh setiap orang
Yang punya hati yang punya akal
Yang punya jiwa yang tak kekal
Sedang jejak rodanya menjadi tumpukan kertas
Yang menjadi sebuah kitab bertajuk sejarah
Kalau begitu…
Bukankah waktu itu sangat berharga?
Sekali lagi karena rodanya mengenai setiap orang
Ya Rabb ya Mushii yang menguasai waktu
Jangan jadikan kami orang yang tergilas roda waktuMu
Dan mati begitu saja tanpa ada jejak yang tertinggal
Sehingga tangan ini hampa di saat perjumpaan denganMu
May 14, 2008
Kenapa baru kenal sekarang? Kenapa tidak dari dulu saja? Tapi tak apalah, toh lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.
Beberapa waktu lalu saya diminta membuatkan web sebuah instansi. Saya, lulusan IT yang gaptek ini langsung membayangkan bikin website pake php secara manual. Yah itu kerjaan saya pas di Surabaya, mbuat aplikasi web bareng teman2. Jadi saya pikir saya pasti bisa. Bukankah ‘you can if you think you can’?. Lagian saya pikir, daripada pikiran nganggur toh saya agak terbiasa pakai php. Akhirnya saya terima saja. Namun ketika saya pikir2 lagi ternyata banyak fitur yang akan menghabiskan banyak waktu misal buat upload dan edit artikel, Menata letak menu-menunya… hiks pasti lama banget dan bikin pusing.
Tersebutlah sohib lama saya yang tinggal di Jombang datang bersua. Setelah cerita ngalor ngidul, akhirnya kok ya kami nyemplung ke bahasan website. Dia sudah bikin website untuk sekolahnya, namun belum di upload. Dia pakai CMS. Hah CMS? Content Management System? pernah dengar dari dosen pemrograman web, tapi belum pernah mencicipi. Tenyata saya ga sadar kalau selama ini saya tuh gaptek banget. Ga tahu kalau ada cara mudah bikin web. Instan banget. Ibarat mie ada mie goreng ada mie godog. Tapi ada juga mie instan yang lebih praktis dan ga kalah enak, meski yang mbuat bukan koki yang ahli. Ternyata begitu juga web. Ada cara instan bikin web yang bisa sehari jadi (tapi ga tanggung jawab kualitasnya kalau cuma sehari). Pakai CMS, dan yang kami pilih adalah joomla bukan indomie. Gapapa deh sebut merk, sekalian promosi toh saya sudah diuntungkan dengan tools ini. Tinggal copy paste, install, upload template, edit-edit… jadi deh. Tapi kentara banget kalau webnya pake CMS, banyak web yang bentuknya mirip. Dan ada beberapa component yang ada nama sumbernya. Wassalam deh bikin web yang ribet. Tapi untuk aplikasi sistem informasi belum bisa pakai CMS. Kalau semuanya bisa serba instan, gak laku dong koki dan programmer. Apalagi buat yang cuma bisa masak sopware.
special thanks to my dear… eva qqqq
May 8, 2008
Pagi sekitar jam 6 di halaman masjid al-Azhar diadakan kajian ahad pagi untuk yang kesekian kalinya. Cukup ramai juga ahad ini. Seperti biasa, dengan beralaskan tikar dan perlak para hadirin duduk untuk menerima sembako ilmu dari pak ustadz. Kali ini yang mengisi acara adalah ustadz Farid Dhofir dari pesantren Maskumambang, Gresik. Dalam kajian ini dikupas tentang siklus hidup manusia yang terdiri dari 4 tahap, yaitu:
1. Alam ruh
2. Alam dunia
3. Alam barzah
4. Alam akhirat
Di alam ruh sebelum manusia dilahirkan ke dunia, manusia bersumpah kepada Allah untuk menjadi hamba yang taat setelah dilahirkan ke dunia nanti. Setelah lahir, maka manusia merasakan bagaimana sebenarnya dunia itu. Inilah saat-saat yang paling menentukan. Alam dunia adalah alam beramal . Alam yang singkat tapi sangat menentukan. Amalan di dunialah yang menentukan bagaimana kehidupan jangka panjang manusia di alam yang kekal, yaitu akhirat. Namun sayangnya alam ini sangat melenakan dan memilki banyak tipuan. Manusia harus senantiasa berhati-hati menjalaninya karena sekali lagi ini adalah masa yang paling menentukan. (more…)
May 5, 2008
Akhir-akhir ini hampir setiap pagi saya harus bantuin ibu memasak. Aktifitas cewek yang saya tinggalkan ketika kuliah dan bekerja di Surabaya. Setelah agak lama tinggal di rumah, bukan berarti saya mahir masak. Masak buat sarapan kan mudah, tinggal goreng-goreng, masak-masak, tumis-tumis. Kalau masak buat makan siang dan makan malam itu yang susah. Masak ronde kedua ini dilakukan di waktu jam 10an. Namun seringkali belum selesai sudah saya tinggal ngacir keluar rumah. Atau kerjakan sesuatu yang lain. Ga tahan di dapur lama2, meski dapurnya terkategori nyaman. Wah kasian misua nanti, nih anak males masak :((
Btw entah kenapa pagi ini ada pikiran lain yang merasuk ketika menggoreng tempe.
Pertama, bahwa tempe adalah makanan fave saya. Bukan karena saya suka tempe maka saya terkategori cah ndeso. Seorang mahasiswi magister Jepang pun mengakui kalau makanan favenya tempe. Dia orang kota lho. Waktu itu dia main ke laboraturium IBS dan nimbrung di area cewek. Ketemuan deh sama saya dan beberapa teman. Kami ngobrol pake bahasa inggris. Ternyata bahasa inggris kami sama2 patut diacungi jari telunjuk sambil dikatai ‘kalian keterlaluan… sudah perguruan tinggi tapi..!!’. Betapa tidak, ketika saya tanya paper dia yang dibawa ke seminar ICT tentang apa, dia bilang e-running. Pikiran saya langsung menelisik tentang pelarian elektronik. Wow, apa itu. Setelah berputar-putar tanpa kepastian yang membuat kami semakin bingung maka saya minta saja dia tuliskan kata itu. Ternyata e-learning. Oalah… (more…)
April 13, 2008
Sudah lebih dari 1 minggu cuti kerja dan menghabiskan waktu di rumah rasanya menjemukan juga. Jika terlalu banyak kerjaan bisa menimbulkan stres. Terlalu banyak menganggur juga bisa menyebabkan kepenatan. Memang lebih banyak waktu untuk tidur, tapi rasanya lebih enak pikiran penuh dengan sesuatu yang bermanfaat daripada tidak ada targetan pasti yang harus diraih. Akhirnya pelampiasannya memang baca2 buku dan lebih perhatian dengan dunia sekitar. Tarnyata tanaman2 kecil yang berjajar rapi di halaman rumah lumayan bagus2 juga. Lama sekali tidak memperhatikan, kalau dulu saya pulang kampung sabtu sore, ahadnya males keluar2 (jadi ketahuan nih klo pemalas :p). Kalaupun keluar ga sempat noleh lama2 ke tanaman2 yang menurutku waktu itu tidak banyak memberikan manfaat. (more…)
April 6, 2008
Film hongkong yang dirilis tahun 2002 ini diproduksi ulang dan ‘dirilis di 2008′. Keluaran the eye terbaru versi orang bule dirilis bulan ini. Kisaran kisahnya seperti the eye yang dulu. Tapi saya tidak tahu apakah endingnya sama seperti versi hongkong. Yang jelas, ending film itu yang berkesan dan bisa diambil hikmahnya.
The eye mengisahkan seorang gadis buta sejak kecil yang akhirnya mendapatkan donor mata. Setelah dia bisa melihat dengan mata itu ternyata dia sering diganggu dengan keberadaan makhluk halus. Karena heran, akhirnya gadis tersebut mencari tahu tentang riwayat pendonornya dan mendatangi daerah asal pendonor. Memang benar, gadis yang mendonorkan matanya dulu juga mengalami hal yang sama. Dia bisa melihat apa yang tidak bisa dilihat orang lain misalnya hantu. Dia juga bisa melihat sosok makhluk yang mendekati orang2 yang akan mati. Hingga suatu hari dia melihat banyak sekali makhluk seperti itu bersliweran di desa. (more…)
February 15, 2008
Ini baru jumlah pengguna internet yang punya blog di wordpress:
Blogger yang punya rumah di wp ini semuanya adalah penghuni bumi:
Bumi adalah salah satu planet yang mengelilingi matahari, anggota galaksi bimasakti:
Galaksi bimasakti adalah tetangga galaksi andromeda:
Sementara itu, tidak cuma ada 2 galaksi, masih ada milyaran galaksi di dunia ini.
Kaya bukan? Mau??
February 8, 2008
Ahad lalu antara jam setengah 4 sampai jam 4, saya sempat tetarik dengan sebuah acara di televisi. Bapak2 paruh baya tengah bercerita dengan serius. Menjelaskan kronologis sebuah peristiwa. Saya sempat tertarik karena keseriusan bapak tersebut dalam bercerita, ditambah adegan reka ulang yang dimutilasi diiringi musik yang sering diputar dalam film horor. Hah, ternyata cuma cerita seorang bapak yang menyelamatkan anak yang hampir tenggelam di kali. Kasusnya juga sudah 30 tahun lalu. Kecewa berat ane, buang2 waktu. Cerita gituan mah ada jutaan kembarannya. Kirain cerita tentang jin ifrit yang muncul di kali. Gitu kalau cerita pakai dipenggal2 dengan iklan. Apa yang akan terjadi? tunggu pada ulasan selanjutnya….
Kesimpulan: bagaimanapun cara mengemasnya kalau core masalah dan preambulenya ga imbang, dengan kata lain masalah biasa preambule luar biasa, ya penonton bakal kecewa. Hiperbolik benget, saya jadi buang2 waktu untuk nonton acara itu sampai selesai hanya demi memuaskan rasa penasaran. Loh ketahuan, strategi sutradara sukses! 
February 6, 2008
Kemarin dalam perbincangan antara saya dengan mbak yayuk, temen kos, dia cerita tentang rujak cingur yang harganya Rp. 35.000,00. Saya yang dengar langsung terbelalak heran. Loh itu harga sebungkus apa sekarung? Kata mbak yayuk 35rb itu harga sebungkus dan ukurannya normal. Panjang kali lebar kali tingginya sama kayak bungkusan rujak cingur yang harganya ga sampai 5rb. Kalau dipikir2 meskipun harganya beda jauh paling pol rasanya yaa begitu ajah. Namanya juga rujak cingur. Mana ada rujak cingur rasa barbeque ;)). Padahal dulu pas ada acara lomba masakan khas kecap bango di surabaya, saya yang berkesempatan mencicipi rujak cingur yang jadi juara pertama acara itu, sudah menilai memang rujak cingurnya lebih enak dari rujak cingur pada umumnya. Hanya dengan 5ribu sudah mak nyuss :p. (NB: saya bukan apa2, bukan juri ataupun ketua panitia acara, hanya pengunjung biasa yang kebetulan beli kesitu karena stand2 lain dah pada habis. maklum datang telat). Orangnya memang buka rumah makan yang khusus menyediakan rujak cingur. Btw jgn2 pemilik rumah makan yang diceritakan mbak yayuk itu adalah yang saya temui di bazar kecap bango beberapa tahun lalu ini yah. Whatever lah, yang jelas dimana2 rasa rujak cingur tidak akan menyelisihi cita rasa rujak cingur pada umumnya. Tapi kok ada yang 35rb? (more…)
February 4, 2008
Pagi ini saya iseng2 ngecek buku tabungan. Sudah agak lama saya tidak mengoreksi buku tabungan ini sedetail tadi pagi. Maklum habis melakukan transaksi bulanan kemaren. Dan di list kredit, saya menemukan beberapa nominal yang tidak biasanya. Pengeluaran Rp. 25.000,00. Mana pernah ada di ATM nominal 25.000 an, selama ini saya ambilnya kan selalu via ATM? Setelah saya usut di kode transaksinya ternyata itu transaksi tarik Cirrus / Link Rp. 25.000,00. Juga ada biaya tarik Cirrus / Link Rp. 4.200,00 yang juga belum pernah ada di bulan2 sebelumnya. Saya baru inget pasti ada hubungannya dengan kebiasaan saya bulan lalu, mengambil uang melalui ATM bersama.
Ya ampyun, ambilnya cuma Rp. 50rb/100rb, tarifnya Rp. 25.000,00. Padahal alasan saya ambil dikit2 50/100rb biar bisa lebih irit kalau ngeluarkan uang, selain karena alasan keamanan. Trus kebetulan di daerah kosan saya ada ATM bersama, jadi coba ambil di sini aja biar ga kejauhan. But, ternyata saya harus bayar Rp. 27.200,00 untuk tiap transaksi penarikan??
ATM bersama yang saya kunjungi berlokasi di depan RSI Surabaya. Deket pos satpam. Kadang ada satpamnya 1 atau 2. Kadang ga ada. Maaf ga memperhatikan :p. Saya tulis bagian ini karena jaman sekarang banyak orang berburu junk information sebagaimana junk food :p
February 1, 2008
Sudah lumayan lama saya menjadi warga Surabaya. Kota metropolis yang sebelum saya singgahi untuk tinggal, melukiskan gambaran yang glamour. Tidak cocok untuk wong ndeso seperti saya. Biasanya kota besar menyimpan pengaruh buruk di berbagai sisinya. Tetapi alhamdulillah, kenyataan berbicara lain. Justru saya bertemu dengan orang-orang yang berkarakter berkebalikan dari gambaran remaja metropolis yang sering terlihat di televisi.
Jika di televisi, para mahasiswa sering jjs ke mall atau bahkan ke dugem, dan menjalankan seabreg aktivitas tidak berguna dan membuang uang, beda sekali dengan teman2 di informatika yang saya ketahui. Menurutku kampus ini dipenuhi anak2 pembelajar keras, juga pekerja keras. Jadi pengen ketawa sendiri kalau ingat betapa takutnya kami dengan dosen dan asisten praktikum.
Di sisi lain, banyak juga mahasiswa yang sempat2nya peduli dengan kondisi ruhiyah di kampus. Di sinilah saya pertama kali menemukan orang2 berkarakter yang belum pernah saya temukan di kampung asal saya. Atau memang dulu saya memang tipe orang yang kurang care dengan kegiatan macem gini. Lebih cenderung menjadi anak SO.
Mungkin sebagai anak seorang PNS, saya tergolong anak yang beruntung. Kebutuhan selalu tercukupi meskipun tidak sampai berlebihan. Setidaknya cukup untuk kebutuhan hidup dan sisanya bisa sedikit foya2 untuk mengekspresikan diri seperti beli buku, jjs ke swalayan, dandanin motor & PC, ngumpul dengan temen2 untuk ngadakan beberapa acara atau eksperimen. Sehingga saya mau-mau saja ketika diminta bantu2 di organisasi kerohanian kampus, lagipula bisa nambah pengalaman yang mungkin belum pernah saya dapatkan sebelumnya. Momen2 yang cukup mengesankan. Gambaran yang jauh berbeda dengan gambaran kota besar di televisi pada umumnya. Setidaknya saya jadi sadar kalau kata2 opick memang bener. Kata2 yang mana? Tebak saja sendiri. Sudah kebanyakan waktu yang saya korup nih. sekian dulu.
Tapi yang perlu dicatet, meski sdh lama jadi warga sby, saya ga punya kipem, apalagi ktp sby ;))
January 31, 2008
Banyak keanehan yang dibuat oleh manusia di dunia ini. Salah satunya bisa dilihat di gambar berikut. Lukisan yang seolah-olah 3D ini hanyalah lantai yang sama sekali tidak berbahaya. Buat apa pelukisnya susah2 membuat gambar seaneh ini? Saya sebagai orang awam yang ga nyeni jadi sangat bingung kalau mikir terlalu jauh apa maksud artisnya. Hanya demi seni dan sensasi ataukah ada ilmu yang bisa diambil? Ga usah dipikir terlalu jauh, dinikmati aja
(more…)
January 30, 2008
Maaf yang ini bukan Uwaish al-Qarni, tapi Aidh al-Qarni. Menjelang lebaran kemarin saya membeli sebuah buku yang menurut saya luar biasa. Buku yang sangat tepat pada kondisi yang tepat. Judulnya “Pesona Cinta, Potret Indah Kasih Sayang Kaum Beriman” karya Dr. Aidh al-Qarni, ulama hati semilyar umat. Meski seperti membeli kucing dalam karung karena bukunya bersegel tapi rupanya banyak sekali hikmah yang bisa diambil dari buku tersebut. Tentang buku bersegel, hati-hati ketika membeli buku bersegel. Lebih baik dipikirkan 1000x ketika akan membelinya karena bisa saja isinya jauh dari yang diharapkan. Perhatikan penulis dan resensinya yang biasanya ada di halaman belakang.
Kisah al-Qarni yang dicantumkan dalam buku tersebut menurut saya sangat tepat untuk jadi perenungan kita semua yang mengharapkan kejayaan Islam bisa terwujud kembali. Berikut secuil pengalaman hidup al-Qarni yang ada di halaman muka dengan sub judul, Potret kekinian al-Qarni: Sepenggal Pergulatan Hati. (more…)
January 26, 2008