Posts filed under 'Tip & Trik'

PUTUS

Samudra yang diam bukan berarti tak memenjaranya,
Berapa anak berlarian riang memijak bumi,
Berapa pemuda menatap awan menanti masa depan,
Cerah tak terbayang …
Awang-awang yang menyibukkan
Namun dalam hitungan detik
Samudra membebaskannya

Bumi yang damai belum tentu mengikatnya,
Berapa anak menenggelamkan diri di pelukan ibu,
Berapa pemuda menyiapkan diri tuk tampil esok hari,
Menata pagi menjemput rizki
Namun tanpa basa basi
Bumi melepaskannya

Di kala
Tangan-tangan mengukir sejarah hidup
Kaki-kaki berlari menuju masa depan
Mata-mata mencari selipan kesempatan
Entah kesempatan laba
Atau kesempatan pahala
Sungguh hanya Allah yang bisa memutus
Dengan mentapkannya
Melalui air yang membiru,
Angin yang biasanya bertiup sepoi,
Api yang biasanya menghangatkan,
Atau apapun

Sungguh kematian,
Izrail pun tak akan mengetuk pintu ketika mengantarkannya

Di akhir episode terngiang
semua darimu kembali padamu
Entah itu kan menggubah senyuman
atau menambah rintihan

Dan pada hari itu diperlihatkan neraka jahannam, dan pada hari itu manusia sadar, namun kesadaran itu tiada guna lagi baginya.Ia berkata “ah, andai saja dahulu aku menyiapkan (bekal) untuk hidupku kini”
(Al-Fajr:23-24)

* terinspirasi dari tsunami Aceh 2006, baru diposting habis nemu diharddisk


Add comment July 1, 2008

Kata Siapa Pake Rok Ga Bisa Outbond?

berjalan di jembatan gantung

Ahad yang cerah, pagi-pagi sudah berangkat outbond muslimah di waduk gondang bareng iqra’ club, Lamongan. Acaranya cukup seru, saya yang cuma nebeng hanya bisa bilang thanks for all. Ada beberapa peserta yang pake rok dan tetep bisa melaksanakan tugasnya selama outbond tanpa ada kendala. Termasuk saya yang sempat mencicipi gimana rasanya berjalan di atas jembatan gantung buatan panitia sambil pake jubah. Qt pake celana juga loh. Ternyata tidak menyulitkan. Jadi kebayang para sahabiyah yang ikutan jihad dengan memakai pakaian panjang yang lebar. Dengan pakaian seperti itu mereka masih bisa maju di berbagai front medan perang, entah sebagai juru masak, perawat atau ikut berpacu dengan maut di medan jihad.

(more…)


7 comments June 8, 2008

Roda Waktu

Kenapa waktu berjalan begitu cepat?
Rodanya menggelinding mengenai tubuh setiap orang
Yang punya hati yang punya akal
Yang punya jiwa yang tak kekal
Sedang jejak rodanya menjadi tumpukan kertas
Yang menjadi sebuah kitab bertajuk sejarah
Kalau begitu…
Bukankah waktu itu sangat berharga?
Sekali lagi karena rodanya mengenai setiap orang

Ya Rabb ya Mushii yang menguasai waktu
Jangan jadikan kami orang yang tergilas roda waktuMu
Dan mati begitu saja tanpa ada jejak yang tertinggal
Sehingga tangan ini hampa di saat perjumpaan denganMu


12 comments May 14, 2008

Laa Tahzan

BBM bakal naik lagi,
bagaimana dengan kebutuhan pokok nanti?
bagaimana dengan perusahaan tempatku bekerja?
bagaimana dengan usahaku?
bagaimana dengan kebutuhan pendidikan anak-anak?
bagaimana …
bagaimana …

Jika waktu terus bergulir. Setelah senin ada minggu. Begitulah tiba-tiba datanglah lagi hari senin. Semuanya terasa cepat seolah-olah kita hanya berjalan sepenggalah. Jika hari-hari kita dilumuri kepahitan, bukankah hari-hari itu adalah hari yang cepat berlalu. Sedangkan Yang Maha Kasih menyiapkan hari yang multi durasi.

Lalu kenapa bersedih jika Allah mengganti kepahitan sesaat dengan rasa manis semanis madu selama berabad?

“Setiap musibah yang menimpa seorang mukmin, berupa sakit yang berterusan, sakit yang biasa, kebingungan, kesedihan, kegundahan hingga duri yang menusuknya, maka pasti musibah itu akan menjadi penghapus bagi kesalahan-kesalahannya.”(Mutafaq alaih)

Jadi jika sedih, ingat saja nilai nol yang menghiasi daftar dosa di buku catatan amalan yang kita terima kelak di saat tiap insan berada dalam ketakutan yang luar biasa. Semua pasti ingin bukan? Semoga segala musibah yang kita alami bisa mengenolkan dosa-dosa kita dan meringankan beban di hari penghisaban kelak.


2 comments May 10, 2008

Berita Basi tentang Yang Instan - Instan

Kenapa baru kenal sekarang? Kenapa tidak dari dulu saja? Tapi tak apalah, toh lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

Beberapa waktu lalu saya diminta membuatkan web sebuah instansi. Saya, lulusan IT yang gaptek ini langsung membayangkan bikin website pake php secara manual. Yah itu kerjaan saya pas di Surabaya, mbuat aplikasi web bareng teman2. Jadi saya pikir saya pasti bisa. Bukankah ‘you can if you think you can’?. Lagian saya pikir, daripada pikiran nganggur toh saya agak terbiasa pakai php. Akhirnya saya terima saja. Namun ketika saya pikir2 lagi ternyata banyak fitur yang akan menghabiskan banyak waktu misal buat upload dan edit artikel, Menata letak menu-menunya… hiks pasti lama banget dan bikin pusing.

Tersebutlah sohib lama saya yang tinggal di Jombang datang bersua. Setelah cerita ngalor ngidul, akhirnya kok ya kami nyemplung ke bahasan website. Dia sudah bikin website untuk sekolahnya, namun belum di upload. Dia pakai CMS. Hah CMS? Content Management System? pernah dengar dari dosen pemrograman web, tapi belum pernah mencicipi. Tenyata saya ga sadar kalau selama ini saya tuh gaptek banget. Ga tahu kalau ada cara mudah bikin web. Instan banget. Ibarat mie ada mie goreng ada mie godog. Tapi ada juga mie instan yang lebih praktis dan ga kalah enak, meski yang mbuat bukan koki yang ahli. Ternyata begitu juga web. Ada cara instan bikin web yang bisa sehari jadi (tapi ga tanggung jawab kualitasnya kalau cuma sehari). Pakai CMS, dan yang kami pilih adalah joomla bukan indomie. Gapapa deh sebut merk, sekalian promosi toh saya sudah diuntungkan dengan tools ini. Tinggal copy paste, install, upload template, edit-edit… jadi deh. Tapi kentara banget kalau webnya pake CMS, banyak web yang bentuknya mirip. Dan ada beberapa component yang ada nama sumbernya. Wassalam deh bikin web yang ribet. Tapi untuk aplikasi sistem informasi belum bisa pakai CMS. Kalau semuanya bisa serba instan, gak laku dong koki dan programmer. Apalagi buat yang cuma bisa masak sopware.

special thanks to my dear… eva qqqq


2 comments May 8, 2008

Pesan Dari Bintang

Untuk wanita-wanita
yang lekat dengan indahnya langit malam …
yang selalu terpesona dengan temaram cahaya bintang …
yang dilahirkan ke dunia untuk berpikir cemerlang …

Malam ini langit terang. Bintang gemerlap di atas ufuk menyapa ramah. Seakan ingin bercerita banyak tentang kehidupan. Ya! jangan lupa, mereka adalah saksi bisu terajutnya lembaran sejarah dunia.

Sentuhan angin malam lebih mendramatisir suasana, membuatku lebih tenggelam dalam imajinasi bayangan masa lalu. Dimana saat itu, bintang juga bersinar. Menebarkan pesonanya yang menghibur. Di ujung balkon sebuah istana berdiri seorang permaisuri raja yang seakan mengajaknya berdialog. Memandangnya takjub. Takjub dengan kebesaran yang menciptakan tebaran intan nirwana itu.

Dia mencurahkan isi hatinya pada Tuhannya, tentang kezaliman suaminya. Kegundahan hatinya ketika ingin mempertahankan imannya. Asyiah istri al-Farauq, akhirnya dia memilih Tuhannya walau harta, jiwa dan penghormatan harus dicabut dengan tidak hormatnya.

Bintang di atas sana tampak semakin lincah berkedip. Seolah mengajakku melompat ke suatu masa yang lain. Ke atas balkon istana yang lain. Dimana seorang permaisuri raja memandangnya dengan binar kebahagiaan. Sambil menggenggam secangkir anggur kelas bangsawan. Dia tersenyum menawan dan bersulang pada sang bintang demi kemewahan. Kemudian dia berpaling sambil mengibaskan gaun aristokratnya dan kembali tenggelam kedalam salah satu dari ratusan pesta megah yang dibuatnya.

Maria Antoinette, walau dia tak perduli pada Tuhannya, akhirnya harta, jiwa dan penghormatan juga harus dicabut dengan tidak hormatnya.

Dua kisah wanita yang dikelilingi kemewahan dan berakhir tragis.
Serupa tapi tak sama. Tampak sama tapi bermakna beda. Makna yang perbedaannya sangat berarti bagi setiap jiwa. Yang satu telah menjalani hidupnya selayaknya dia diciptakan. Hingga Tuhan pun menyanjungnya dalam kitab suciNya. Yang lain mendapat cela dari jutaan orang yang membaca kisahnya. Dan yang paling penting, bagaimana Tuhan menyikapinya kelak?

Bulu kudukku semakin merinding. Entah sudah berapa kali bintang itu menjadi saksi kehidupan wanita-wanita hebat seperti Asyiah. Atau wanita-wanita tidak beruntung seperti permaisuri Louis XVI.

Bintang masih terus berkedip, tanpa lelah. Telah dan terus menyaksikan putaran roda sejarah. Yang akan terus berputar hingga nanti ketika Israfil meniupkan sangkakalanya.
Sementara di sini ada aku dan kau. Yang entah akan menjadi wanita hebat atau….

Bintang itu masih akan terus bersinar indah,
meski pengagumnya sudah menyatu dengan tanah.

* mei 2005


2 comments May 7, 2008

Jatuh Hati pada O-Renz

Kebiasaan saya ketika di jalan adalah memperhatikan rival2 sesama pengguna jalan. Dan yang paling menarik adalah formasi taksi. Ternyata warna2 taksi ini menarik juga untuk diperhatikan. Berikut top 2 warna taksi di jalanan kota surabaya yang menarik bagi saya:
1. oranye - orenz
2. biru cerah - bluebird group
Bisa disimpulkan, 2 perusahaan taksi tersebut mempunyai strategi yang lumayan. Warna yang berbeda di antara warna mobil pada umumnya tapi indah dipandang, polos tanpa perpaduan dengan warna lain, ditambah nama yang sesuai dengan warnanya, membuatnya lebih mudah melekat di memori. Sedangkan taksi silver yang menggunakan perpaduan warna silver dan abu2 di bagian bawahnya kurang menarik karena tidak jauh berbeda dengan kebanyakan warna mobil pribadi. Saya baru melek kalau ada taksi ini dan nemu tempat mangkalnya setelah mulai meneliti taksi-taksi di sekitar saya. Meski kalau saya mo beli mobil kemungkinan besar saya akan pilih warna silver. (more…)


6 comments February 13, 2008

End Node

Demi sebuah teater
Hiruk pikuk orang menyiapkan sebuah pertunjukan
Mendesain latarnya berulang-ulang
Memutar otak demi menjadi pemain terbaik
Hingga tak terasa waktu semakin mendekati batas
Semua hanya karena sebuah permainan konyol
Sungguh malu diri pada Yang Maha Sibuk
Yang tidak pernah tidur pada siang maupun malam
Yang menguasai langit dan bumi
Di bumi ada bermilyar makhlukNya
Di langit ada bermilyar galaksiNya

Namun Dia harus meluangkan waktunya untuk mendengarkan
Sedikit cerita remeh dari dalam hati
Sungguh malu diri pada Yang Maha Sibuk
Segala puji bagi Allah Rabb Semesta Alam
171801jli2wu3h2z.gif


3 comments February 11, 2008


Calendar

July 2008
M T W T F S S
« Jun    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Archives

Recent Comments

natazya on Kepala Rasane Penuh
nas on Saat Yang Paling Menentuk…
ghaniarasyid™ on Kepala Rasane Penuh
Welly on Kepala Rasane Penuh
subkioke on About

Links

Top Clicks

Blog Stats

Meta