When Hiperbolik Mode: On

Ahad lalu antara jam setengah 4 sampai jam 4, saya sempat tetarik dengan sebuah acara di televisi. Bapak2 paruh baya tengah bercerita dengan serius. Menjelaskan kronologis sebuah peristiwa. Saya sempat tertarik karena keseriusan bapak tersebut dalam bercerita, ditambah adegan reka ulang yang dimutilasi diiringi musik yang sering diputar dalam film horor. Hah, ternyata cuma cerita seorang bapak yang menyelamatkan anak yang hampir tenggelam di kali. Kasusnya juga sudah 30 tahun lalu. Kecewa berat ane, buang2 waktu. Cerita gituan mah ada jutaan kembarannya. Kirain cerita tentang jin ifrit yang muncul di kali. Gitu kalau cerita pakai dipenggal2 dengan iklan. Apa yang akan terjadi? tunggu pada ulasan selanjutnya….

Kesimpulan: bagaimanapun cara mengemasnya kalau core masalah dan preambulenya ga imbang, dengan kata lain masalah biasa preambule luar biasa, ya penonton bakal kecewa. Hiperbolik benget, saya jadi buang2 waktu untuk nonton acara itu sampai selesai hanya demi memuaskan rasa penasaran. Loh ketahuan, strategi sutradara sukses!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s