End Node

Demi sebuah teater
Hiruk pikuk orang menyiapkan sebuah pertunjukan
Mendesain latarnya berulang-ulang
Memutar otak demi menjadi pemain terbaik
Hingga tak terasa waktu semakin mendekati batas
Semua hanya karena sebuah permainan konyol
Sungguh malu diri pada Yang Maha Sibuk
Yang tidak pernah tidur pada siang maupun malam
Yang menguasai langit dan bumi
Di bumi ada bermilyar makhlukNya
Di langit ada bermilyar galaksiNya

Namun Dia harus meluangkan waktunya untuk mendengarkan
Sedikit cerita remeh dari dalam hati
Sungguh malu diri pada Yang Maha Sibuk
Segala puji bagi Allah Rabb Semesta Alam
171801jli2wu3h2z.gif

3 responses to “End Node

  1. Ada dua kenikmatan yang oleh Rasulullah saw disinyalir kebanyakan manusia terpedaya, yakni nikmat sehat dan nikmat luang (nikmat sempat / nikmat kosong). Ada banyak peluang melakukan kebaikan, tetapi acapkali kita terjebak pada ‘lahwun’ (senda gurau dan main-main). Salam kenal !

    # riza:
    betul, makanya sungguh malu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s