Di Rumah

Sudah lebih dari 1 minggu cuti kerja dan menghabiskan waktu di rumah rasanya menjemukan juga. Jika terlalu banyak kerjaan bisa menimbulkan stres. Terlalu banyak menganggur juga bisa menyebabkan kepenatan. Memang lebih banyak waktu untuk tidur, tapi rasanya lebih enak pikiran penuh dengan sesuatu yang bermanfaat daripada tidak ada targetan pasti yang harus diraih. Akhirnya pelampiasannya memang baca2 buku dan lebih perhatian dengan dunia sekitar. Tarnyata tanaman2 kecil yang berjajar rapi di halaman rumah lumayan bagus2 juga. Lama sekali tidak memperhatikan, kalau dulu saya pulang kampung sabtu sore, ahadnya males keluar2 (jadi ketahuan nih klo pemalas :p). Kalaupun keluar ga sempat noleh lama2 ke tanaman2 yang menurutku waktu itu tidak banyak memberikan manfaat.

Tapi setelah punya banyak waktu di rumah, akhirnya insyaf juga, jadi sadar kalau tanaman2 itu punya andil juga di rumah. Lumayan untuk hiburan. Yang paling menarik perhatian adalah cemara udang dan bunga anggrek. Ada beberapa tanaman yang tidak saya ketahui namanya. Tapi biarlah, yang penting bisa dinikmati.
Di sudut lain ada sangkar besar untuk keluarga parkit dan perkutut. Terus terang saya tidak suka dengan bagian yang ini. Bagaimana rasanya burung yang seharusnya bisa terbang bebas di angkasa sekarang cuma bisa meloncat dari satu ranting ke ranting lain. Pasti sangat membosankan menghabiskan waktu hidup dengan cara seperti itu. Wah hampir sama seperti saya yang lagi nganggur di rumah nih😀. Tapi toh saya masih bisa kesana kemari meski sekedar untuk menghirup udara segar.

Tentang kajian di Lamongan, meskipun tidak sesemarak di Surabaya, tapi ternyata semangat itu masih bergemuruh di Lamongan. Setiap minggu ke 1 dan ke 3 diadakan kajian ahad pagi di halaman masjid al-Azhar oleh PP Muhammadiyah. Pembicaranya bisa dari ustadz setempat atau dari ponpes seputar Lamongan seperti Maskumambang atau Bangil. Peserta kajian juga lumayan banyak. Halaman masjid al-Azhar sampai penuh. Halaman tersebut disekat menjadi dua bagian. Yang satu untuk bapak2 dan yang lain untuk ibu2.

Kajian pagi ini membahas tentang dua film fenomenal bulan ini, Ayat-Ayat Cinta dan Fitna. Yang satu sangat edukatif, namun yang satu penuh dengan fitnah terhadap risalah yang dibawa Rasulullah SAW. Selain itu pak ustadz juga sempat menyinggung berbagai aksi syirik yang dilakukan oleh masyarakat yogya ketika memperingati maulid nabi. Selain itu di akhir pembahasan, katanya beliau mendukung fatwa ulama NU yang mengharamkan acara infotainment yang penuh unsur ghibah.

Alhamdulillah ya Rabb, ternyata di kampung halamanku semangat menuntut ilmu agamaMu masih tetap semarak. Alhamdulillah juga atas segala nikmat Allah yang tercurah hingga detik ini.
Habis kajian, sarapan, ngenet segerrr🙂.

One response to “Di Rumah

  1. Wah, enak ya ukhti, cuti kerja, ganti suasana

    # riza:
    ya alhamdulillah. setiap kondisi dinikmati dan dimanfaatkan saja. mumpung masih muda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s