Ingin Menjadikan Bandung Seperti Hollywood?

Dari Jawa Pos 1 Mei 2008, mantan aktor Dede Yusuf yang baru saja terpilih sebagai sebaga wagub Jabar mengeluarkan statement yang menarik untuk dikritisi. Dia ingin mengubah kota Bandung menjadi seperti Hollywood. Dede punya obsesi untuk menjadikan daerah yang dipimpinnya menjadi seperti Hollywood AS. “Selain dimanfaatkan untuk sineas dalam negeri, lokasi tersebut bisa digunakan perusahaan asing yang berniat syuting di Indonesia, ” tegasnya. Saya kaget dengan keinginannya ini.

Jika memang benar direalisasikan… maka jika dilogika, karena ada prioritas untuk memajukan industri perfilman di Indonesia maka pasti ada bidang lain yang terkurangi jatah perhatiannya seperti industri pangan dan informasi yang begitu penting untuk menyokong kemajuan bangsa. Begitu juga Bogor yang memiliki IPB. Yang sangat potensial sebagai jantung pengembangan teknologi pangan di Indonesia. Saya rasa bidang-bidang itu lebih tepat dijadikan obsesi oleh seorang pejabat.

Lho..lho.. lho… bukannya di Bandung ada dua perguruan tinggi negeri yang ternama di Indonesia UNPAD dan ITB. Sementara ITB adalah pusat pengembangan teknologi di Indonesia. Tempat orang-orang harus memfokuskan pikiran untuk mengembangkan iptek yang sangat penting untuk pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat maupun negara. Manusia tidak makan bisa mati, sedangkan tidak nonton film kemungkinan bisa lebih cerdas jika waktunya dialokasikan untuk sesuatu yang lebih bermanfaat. Selain itu sebagian dari mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut kemungkinan besar akan menduduki posisi-posisi strategis, sehingga seharusnya lingkungan memberikan edukasi positif yang membentuk moral yang tinggi. Karena sebagian besar dari mereka adalah remaja yang masih mencari jatidiri. Dengan adanya hollywood Indonesia di Bandung bukannya akan berpengaruh dengan gaya hidup dan pemikiran mereka? Sedangkan aktris/aktor luar negerinya gaya hidupnya jauh lebih parah dari aktris/aktor yang dianggap parah dan seronok di indonesia <dewi persik>.

Lagipula daerah Bandung yang fantastis sangat cocok untuk para ilmuwan yang banyak mengalami kejenuhan dan keruwetan dalam pikirinnya demi mengabdi pada bangsa ini. Yang kebanyakan dari mereka berpenghasilan jauh lebih rendah dari seorang entertainer kawakan.

Jika wagubnya berpikiran ingin membangun hollywood kapan bangsa ini bisa maju, sedangkan untuk kebutuhan pokok kita harus bergantung pada negara lain. Bukankah kalau untuk dunia entertainment bergantung pada negara lain itu bukanlah sesuatu yang bisa dianggap sebagai masalah? Bagi saya industri entertainment itu seperti kembang api, hasilnya cepat kelihatan banyak dan indah namun hanya dalam waktu yang singkat. Memang akan banyak menghasilkan uang, tetapi untuk jangka panjangnya, jika terlalu fokus dengan industri tersebut, negeri ini akan menjadi negeri yang lemah. Ketergantungan pangan, perangkat IT, peralatan hankam… sangat berbahaya jika tiba-tiba negeri ini diboykot. Semoga Pak Dede tidak memposisikan keinginannya itu sebagai prioritas yang serius, mengingat begitu banyak masalah negeri ini yang sedang menunggunya. Tidak seperti India yang punya industri IT yang paling maju di Asia. Selain itu negeri ini perlu segera dibangun… dibangun ke arah yang benar untuk mendapatkan pondasi yang kokoh.

7 responses to “Ingin Menjadikan Bandung Seperti Hollywood?

  1. Kita lihat aja, waktu yang akan membuktikan apakah seorang selebriti dan pekerja seni bisa memimpin suatu wilayah, terutama untuk Jawa Barat yang menyimpan banyak potensi.

    # riza:
    iya. jangan sampai obsesi pribadi kebawa2. memandang prioritas bwt indonesia harus dengan pikiran jernih dan netral

  2. Rasanya Bandung pernah direncanakan jadi “silicon valley”
    Memang saat ini kita butuh pemimpin yang anah saja tidak cukup tapi juga profesional. Ahli (profesional saja tidak cukup) juga harus amanah😦

    # riza:
    mending jadi silicon valley pak, biar kita ga dijajah sama mikocok terus :p.
    profesional sebagai pemimpin tentunya, bukan yang lain.

  3. mantappppp…………………….😀

    lha kalo gitu jakarta dijadikan sebagai waduk dong😆

    # riza:
    waduk? bukannya skrg ini jakarta sudah jadi setengah waduk klo musim hujan?😀

  4. wahh, belum apa2 mbak, udah koar-koar mo jadiin niy kota tempat saya berpijak jadi tempat syuting pilem2, apalagi buat artis luar. bener2 dahh, moga gak ngecewain yang nyoblos + _+

  5. aslm mba,trtarik,opini yg kren..sy sbg warga asli jawa barat,ga trima bandung mw djdiin holiwud..msh bnyk mslh yg hrs jd prioritas u dcari solusiny sgra..
    hmm,pak dede.. ingat janjimu dg mmbuka 1rb lap pkrjaan?nah itu kykny hrs jd prioritas jg..bgmn dg pndidikn d jabar?ksjahteraan rakyat?budaya konsumtif?klo bdg jd holiwud.. ap jdny?!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s