PUTUS

Samudra yang diam bukan berarti tak memenjaranya,
Berapa anak berlarian riang memijak bumi,
Berapa pemuda menatap awan menanti masa depan,
Cerah tak terbayang …
Awang-awang yang menyibukkan
Namun dalam hitungan detik
Samudra membebaskannya

Bumi yang damai belum tentu mengikatnya,
Berapa anak menenggelamkan diri di pelukan ibu,
Berapa pemuda menyiapkan diri tuk tampil esok hari,
Menata pagi menjemput rizki
Namun tanpa basa basi
Bumi melepaskannya

Di kala
Tangan-tangan mengukir sejarah hidup
Kaki-kaki berlari menuju masa depan
Mata-mata mencari selipan kesempatan
Entah kesempatan laba
Atau kesempatan pahala
Sungguh hanya Allah yang bisa memutus
Dengan mentapkannya
Melalui air yang membiru,
Angin yang biasanya bertiup sepoi,
Api yang biasanya menghangatkan,
Atau apapun

Sungguh kematian,
Izrail pun tak akan mengetuk pintu ketika mengantarkannya

Di akhir episode terngiang
semua darimu kembali padamu
Entah itu kan menggubah senyuman
atau menambah rintihan

Dan pada hari itu diperlihatkan neraka jahannam, dan pada hari itu manusia sadar, namun kesadaran itu tiada guna lagi baginya.Ia berkata “ah, andai saja dahulu aku menyiapkan (bekal) untuk hidupku kini”
(Al-Fajr:23-24)

* terinspirasi dari tsunami Aceh 2006, baru diposting habis nemu diharddisk

2 responses to “PUTUS

  1. Alhamdulillah… pak kurtubi telah dibangkitkan lagi oleh … oleh siapa pak? mak lampir kah?…. becanda koq. moga semakin banyak sumbangsihnya untuk negeri ini khususnya via blognya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s