Ditolak

Tahun ini gagal, moga esok lebih baik. Itu yang harus saya camkan baik2. Ga boleh putus asa dan harus selalu optimis. Meskipun masih ada clekit2 di hati… hehehe…

Seperti sudah ada feeling kalau ga bakal lolos tes cpns, kajian ahad pagi di masjid al-Azhar berisi tema hidup positif dengan pembicara kang Yoto, bupati Bojonegoro. Inti dari hidup positif adalah ridho, positif thinking dan optimis begitu kira2 inti ceramah pak Yoto. Ketika seseorang ridho dengan qadha apapun, maka dia akan bisa selalu berpikir jernih untuk terus melangkah. Kegagalan atau cobaan tidak menyurutkannya untuk terus beraktivitas. Seperti misalnya beliau pernah divonis dengan jantung abnormal, namun vonis itu tidak membuatnya tenggelam dalam kesedihan. Tugas sebagai bupati terus dijalankan seperti biasa. Meskipun ada kekhawatiran bakal mati muda. Namun ternyata seminggu kemudian diketahui vonis itu salah. Teori yang sulit dipraktekkan memang… Karena 1 jam kemudian saya mendapat berita bahwa saya tidak diterima, dan akhirnya tidak bisa konsen menyimak pelajaran di akta 4.  Rasanya juga ga semangat menjalankan tugas mengajar selama 2 hari. Mungkin memang beda antara saya dan pak Yoto. Makanya beliau bisa jadi bupati sedangkan saya cuma blogger yang nyambi jadi guru :D.

Mungkin ga cuma pak Yoto, saya punya seorang teman yang luar biasa. Dengan penyakit yang sangat complicated, dia tidak pernah tampak sedih. Always ceria. Siapapun tidak akan pernah menyangka kalau dia sedang ada masalah besar dengan kesehatannya. Dan dia masih selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk diennya.  Subhanallah. Inspiring friend. Moga Allah senantiasa memberinya kebahagiaan dunia dan akhirat.

Trims banyak juga buat teman2 yang sudah kasih support. Baik via sms, telp maupun ym. Sangat membantu.
Hope Allah always give the best for us.

Advertisements