Syariah Untuk Semua: Kenapa Harus Phobi?

Liburan kemarin saya sempat jalan-jalan ke Bali. Panasnya cuaca tidak menyurutkan niat saya untuk menyisir pulau dewata yang indah. Salah satunya adalah pasar seni Sukowati. Produk yang ditawarkan di sini bagus, unik dan satu lagi alasan yang bikin rakyat jelata seperti saya suka banget…. murah. Di beberapa sudut pasar saya temukan produk yang tidak asing. Tas batok kelapa dan enceng gondok. Jadi ingat industri barang seni macam gini di Lamongan(daerah asal saya) yang katanya dikirim ke Bali juga. Kualitasnya bagus, unik dan antik. Yang menarik perhatian saya adalah satu home industri macam gini sudah bisa menyerap puluhan tenaga kerja. Itu baru tas batok kelapa. Belum barang-barang yang lain. Yah memang sering dengar dari beberapa perbincangan, sektor riil banyak menyokong perekonomian nasional. Sektor riil banyak diaktori para pengusaha menengah ke bawah. Mulai dari pengusaha barang seni bernilai tinggi sampai warung penjual minuman, ini baru yang saya indra ketika liburan di Bali. Begitu banyak orang yang bekerja di sektor riil kan. Lalu dari mana mereka mendapatkan modal usaha? Sedangkan sebagian besar dari masyarakat kita banyak yang ‘kendo’ kalau mau bikin usaha dengan alasan utama: modalnya dari mana?
Continue reading

Yesterday

Yesterday, friday, i have gone to my old campus at sukolilo Surabaya. They have a new building for informatics department. It looks luxury if only used for one department like that. But it’s not my reason why i want to write this, i have visit it many times. I have gotten news that there’s a student have been killed by a pouisonous snake. He have been bitten at the building. I’m so sorry to hear that. He is still in semester 2, teenager. And it also remembers me that it was 8 years since i start took a college overthere. The world really run fastly, and no body knows when it will quit for each one. When the final destiny come.